• Forum
  • News
  • Custom
  • TP
 V 
Search:  
  • Home
  • Help
  • Search
  • Login
  • Register
Welcome, Guest. Please login or register.
30 July 2010, 03:17:51 PM

Login with username, password and session length
kotawisata.com > Perumahan Kota Wisata - Cibubur > Saran dan Kritik > Kebobolan mobil di Kampung Cina
0 Members and 1 Guest are viewing this topic. « previous next »
Pages: [1] Go Down Print
Author Topic: Kebobolan mobil di Kampung Cina  (Read 2090 times)
indoroids
Full Member
***
Offline Offline

Posts: 189



Kebobolan mobil di Kampung Cina
« on: 26 August 2008, 03:51:38 PM »



Tanggal 7 September 2003 sekitar pukul 11.53, saya parkir mobil di kawasan Kota Wisata Kampung Cina yang dikelola Sunparking (tepatnya di Food City), dan saya meninggalkan mobil Carry Futura (No Pol B 2893 JC) secara rapi serta terkunci rapat. Sekitar pukul 12.50, saya kembali ke mobil, membuka pintu dan menemukan radio tape hilang, pintu kiri rusak dibobol.

Saya melapor kepada petugas parkir yang ada di dekat mobil, lalu saya disuruh melaporkan ke posko parkir yang ditangani Didi Nugroho yang menjanjikan akan dihubungi oleh atasannya kurang lebih tiga hari.

Akan tetapi, sampai saat ini belum juga ada realisasinya. Dan yang membingungkan, bukan cuma saya yang terkena musibah pada hari yang sama, tetapi juga tiga mobil di lokasi parkir terjadi kehilangan. Berarti ada indikasi kerja sama antara pembobol mobil dan oknum petugas parkir.

Oleh sebab itu, pengelola Kawasan Kota Wisata Cibubur- Kampung Cina harap segera berpikir kembali tentang pengelola perparkirannya (Sunparking) sehingga jangan sampai pengunjung ke Kota Wisata Cibubur (baik yang jalan-jalan ke Kampung Cina maupun melihat perumahan) menjadi kapok atau tidak aman. Parkir saja sudah banyak maling, bagaimana perumahannya?

Dengan kejadian itu, saya meragukan kondisi keamanan di Kota Wisata Cibubur, khususnya Kampung Cina. Apalagi parkir di tempat ini tidak gratis, memang di karcis parkir tertera bahwa tidak ada penggantian dari pihak Sunparking maupun pengelola Kota Wisata jika terjadi kerusakan atau kehilangan, namun sejauh mana tanggung jawab pihak Sunparking maupun pengelola bila terjadi peristiwa seperti itu.

Sebagai pemakai jasa dan konsumen, saya merasa tidak mendapatkan hak, yaitu rasa aman ketika memarkirkan mobil di Cibubur.


Sahat Maradong
Jl Warakas I Gg 23/6 RT 011 RW 08 Papanggo,
Jakarta Utara
Logged
indoroids
Full Member
***
Offline Offline

Posts: 189



Re: Kebobolan mobil di Kampung Cina
« Reply #1 on: 15 November 2008, 09:49:51 AM »

bicara soal kampung cina

di KW sda kampung Cina, kampung Amerika, kampung Indonesia, dll. Meriah memang. Tapi saya lihat ada semacam kemuraman di sana. Kampung Amerika dan kampung Jepang telah sepi pengunjung dan ditinggal penjualnya. Hanya kampung Cina yang masih ramai dikunjungi. Ini pun juga tinggal menunggu waktu kematiannya. Mungkin hal ini disebabkan oleh jalur menuju kawasan ini yang benar-benar macet. kenapa yah kok ending nya jadi begini?

Logged
harymoon
Newbie
*
Offline Offline

Posts: 27


Re: Kebobolan mobil di Kampung Cina
« Reply #2 on: 02 December 2008, 02:14:07 PM »

menurut saya, bila suatu kawasan bisnis ditinggalkan (tidak diminati) konsumen, berarti ada kawasan bisnis lain yang mampu memberikan value kepada konsumen secara lebih baik (fasilitas lebih lengkap, harga lebih murah, akses lebih mudah, atau kelebihan lainnya) .... demikian juga dengan kawasan wisata ...
Logged
indoroids
Full Member
***
Offline Offline

Posts: 189



Re: Kebobolan mobil di Kampung Cina
« Reply #3 on: 04 December 2008, 06:21:07 AM »

masih segar dalam ingatan kala kampung wisata pertama kali di perkenalkan ke publik, ramai sekali pengunjung nya, plus pengembang juga rajin ngomporin via iklan iklan seperti event event di sana, sesekali ngundang grup band atau artis utk nyanyi di sana, dll dll. ramainya karena acara promo KW itu sendiri, yang di bungkus dengan aneka hiburan. Jadi kesimpulannya, kalo KW tidak ada promo/proyek baru di sana, kembali sepi lagi di sana. jadi kayaknya musti di pikirkan gimana cara nya agar keramaian di kampung wisata itu tak lagi tergantung sama promo promo nya KW semata. mungkin perlu ada semacam paguyuban pengusaha di kampung wisata yg salah satu tugas nya meramaikan kembali kampung wisata dengan iklan dan promo menarik, tanpa harus nunggu pengembang yg promo dan pasang iklan duluan.
Logged
Print 
« previous next »
Jump to:  

Powered by SMF 1.1.7 | SMF © 2006-2008, Simple Machines LLC
Scribbles2 design by Bloc | XHTML | CSS
Page created in 0.07 seconds with 18 queries.
Loading...